Diresmikan Jokowi, PTPP ‘Penguasa’ Kereta Pertama di Sulawesi

foto : www.pt-pp.com

Emiten konstruksi milik BUMN, PT PP (Persero) Tbk. (PTPP) melalui entitas asosiasinya, yaitu PT Celebes Railway Indonesia (CRI) telah merampungkan pembangunan fasilitas Kereta Api Makassar Parepare yang berlokasi di Provinsi Sulawesi Selatan.

CRI merupakan entitas asosiasi PTPP yang bergerak di bidang usaha penyelenggaraan prasarana perkeretaapian.

Proyek pembangunan prasarana perkeretaapian tersebut juga telah diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dan beberapa menteri kabinet kerja seperti Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet RI Pramono Hanung, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dan Menteri Investasi RI Bahlil Lahadalia, pada 29 Maret 2023.

Direktur Utama PT PP Novel Arsyad mengatakan, dalam pengembangan Kereta Api Makassar – Parepare merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan oleh pemerintah.

Menurutnya, proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung maupun tidak langsung pada percepatan pertumbuhan ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia khususnya masyarakat di Provinsi Sulawesi Selatan.

“Perseroan menjalankan investasi dan konstruksi sebagai konektivitas angkutan publik di daerah yang memiliki potensi ekonomi dan pariwisata di Provinsi Sulawesi Selatan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (30/3).

Dalam konsorsium tersebut, PTPP memiliki porsi kepemilikan saham mayoritas sebesar 47,81% sedangkan sisanya dimiliki oleh PT Bumi Karsa sebesar 25,31%, PT CCCEI sebesar Rp 22,50%, dan PT Iroda Mitra sebesar 4,38%.

Kereta Api Makassar – Parepare secara keseluruhan memiliki lintasan rel sepanjang 142 kilometer dan terdiri dari 14 stasiun kereta. CRI berperan dalam mengembangkan lintasan rel sepanjang 16,3 kilometer. Sampai saat ini, CRI telah mengelola lintasan rel kereta sepanjang 77 kilometer beserta 7 stasiun kereta yang telah beroperasi sejak bulan Oktober 2022 lalu.

Selain sebagai investor, PT PP juga berperan sebagai kontraktor dalam pembangunan Depo Stasiun Maros dan pembangunan Prasarana Perkeretaapian Umum Makassar – Parepare pada segmen F arah Tonasa dan emplasemen Garongkong dengan area terintegrasi.

Adapun total pembangunan lintasan kereta yang dikerjakan oleh PTPP sepanjang 16,3 kilometer, yang terdiri dari Stasiun Garongkong menuju ke Stasiun baru sepanjang 4,6 kilometer dan dari Stasiun Labakkang menuju ke Stasiun Mangilu sepanjang 11,7 kilometer.

Sebagai informasi, proyek pembangunan jalur Kereta Api Makassar – Parepare merupakan proyek pembangunan kereta api pertama di Indonesia yang menggunakan skema KPBU antara Kementerian Perhubungan dan CRI, serta menggunakan skema pembayaran ketersediaan layanan.

Jalur kereta api tersebut dapat segera beroperasi untuk melayani Provinsi Sulawesi Selatan yang meliputi 5 Kabupaten atau Kota, yaitu: Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Kabupaten Barru, Kota Makassar, dan Kota Parepare. Jalur Kereta Api Makassar – Parepare tersebut akan berperan sebagai sarana transportasi untuk mendukung permintaan angkutan penumpang dan perpindahan barang serta membangun konektivitas nasional.

Kehadiran Kereta Api Makassar – Parepare diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Selatan dimana adanya peningkatan PDB, penyerapan tenaga kerja lokal, efisiensi waktu tempuh, potensi angkutan penumpang dan potensi angkutan barang, serta mendukung pengembangan UMKM di wilayah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*