Insentif Mobil Hybrid Lagi Dikaji, Honda Bakal Produksi Lokal!

CRV Honda (Detik Oto)

Pemerintah hingga kini baru memberikan insentif kendaraan elektrifikasi hanya untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) atau Battery Electric Vehicle (BEV), bukan untuk segmen lainnya seperti kendaraan hybrid yang mencampurkan tenaga listrik dan bensin.

Namun demikian, pemerintah ternyata juga tengah mempertimbangkan pemberian insentif untuk kendaraan hybrid.

Hal tersebut diungkapkan Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto.

“Pemerintah sedang membuat kajian mengenai insentif untuk mobil-mobil Hybrid, karena harganya lebih terjangkau dan diharapkan populasinya bisa terus meningkat, sehingga pemakaian BBM secara nasional dapat juga ditekan,” kata Jongkie Sugiarto kepada CNBC Indonesia, Senin (13/5/2024).

Saat ini ada beberapa pabrikan yang sudah merakit mobil hybrid-nya di dalam negeri, misalnya Suzuki dengan Ertiga, serta XL7. Kemudian, dari Toyota ada Innova Zenix, serta Yaris Cross.

Sedangkan pabrikan lain seperti Honda masih mengimpor utuh atau Completely Built Up (CBU) untuk mobil hybrid. Namun, pabrikan punya rencana untuk memproduksi mobil hybrid secara lokal.

“Untuk hybrid, setelah memperkenalkan dua model hybrid yaitu Accord dan CRV, kami sedang mempersiapkan model elektrifikasi lainnya di tahun-tahun mendatang, termasuk produksi secara lokal,” ungkap Sales Marketing Director PT Honda Prospect Motor Yusak Billy kepada CNBC Indonesia, Senin (13/5/2024).

Namun, ketika ditanya waktu merealisasikan rencana tersebut, dia belum bisa mengungkapkannya.

“Tunggu yah,” ujarnya.

Penjualan mobil hybrid di Indonesia lebih tinggi dibandingkan penjualan mobil BEV. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil hybrid rakitan lokal sepanjang Januari-April 2024 sebanyak 20.291 unit, hampir dua kali lipat dibanding BEV rakitan lokal yang terjual 11.051 unit.

togel2win

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*