Trenggono Buka Data Peluang Menggiurkan di Bisnis Seafood Market

Trenggono Buka Data Peluang Menggiurkan di Bisnis Seafood Market

Menteri Perikanan dan kelautan RI, Sakti Wahyu Trenggono saat memberikan pemaparan dalam diskusi panel Indonesia Marine And Fisheries Business Forum 2024, di Fairmont Jakarta, pada Senin (5/2/2024). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Indonesia dikenal sebagai negara maritim, dimana luas lautnya lebih besar dibandingkan daratan. Maka, berbisnis di sektor kelautan dan perikanan tentu menggiurkan.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan proyeksi dari Global Seafood Market, pasar seafood global akan tumbuh dengan laju tahunan hingga 8,92%. Pertumbuhan ini menciptakan peluang yang sangat besar bagi industri dan para pelaku bisnisnya terutama di Indonesia.

“Populasi dunia diperkirakan mengalami peningkatan sebesar 30% pada 2050 menyentuh angka 9,7 miliar jiwa. Peningkatan populasi tersebut berdampak pada peningkatan protein sebesar 70% yang mana sumber protein yang diprediksi dapat memenuhi perkiraan tersebut bersumber dari hayati laut,” ungkap Trenggono di Indonesia Marine and Fisheries Business Forum 2024 di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (5/2/2024).

Sementara https://kas138.com/ terkait dengan realisasi investasi di sektor perikanan di Indonesia, Trenggono mencatat data kuartal III/2023 mencapai Rp 9,56 triliun rupiah terdiri dari PMDN (Penyertaan Modal Dalam Negeri) sebesar Rp 5,32 triliun, PMS (Penyertaan Modal Asing) Rp 1,4 triliun dan kredit investasi Rp 2,84 triliun.

Menteri Perikanan dan kelautan RI, Sakti Wahyu Trenggono saat memberikan pemaparan dalam diskusi panel Indonesia Marine And Fisheries Business Forum 2024, di Fairmont Jakarta, pada Senin (5/2/2024). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)Foto: Menteri Perikanan dan kelautan RI, Sakti Wahyu Trenggono saat memberikan pemaparan dalam diskusi panel Indonesia Marine And Fisheries Business Forum 2024, di Fairmont Jakarta, pada Senin (5/2/2024). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Menteri Perikanan dan kelautan RI, Sakti Wahyu Trenggono saat memberikan pemaparan dalam diskusi panel Indonesia Marine And Fisheries Business Forum 2024, di Fairmont Jakarta, pada Senin (5/2/2024). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

“Realisasi PMA terbesar dari China mencapai Rp370,74 miliar disusul Malaysia Rp240,47 miliar dan Swiss Rp152 miliar,” sebutnya.

Sedangkan berdasarkan bidang usaha, pengolahan ikan menempati urutan pertama dengan nilai investasi Rp3,65 triliun. Disusul kemudian budi daya perikanan Rp2,6 ttriliun, pemasaran produk perikanan Rp1,95 triliun, penangkapan ikan Rp1,18 triliun, dan jasa perikanan Rp186 miliar.

Nilai ini bisa semakin besar mengingat besarnya sumber daya kelautan dan perikanan Indonesia. Diharapkan dari penyelenggaraan Kegiatan Indonesia Marine and Fisheries Business Forum 2024 dapat menjadi jalan bagi para partisipan yaitu duta besar negara sahabat, atase perdagangan negara sahabat, para pengusaha dalam negeri dan luar negeri dan calon investor untuk dapat meningkatkan hasil sektor kelautan dan perikanan yang berdaya saing dan berkelanjutan

“Indonesia Marine and Fisheries Business Forum 2024, merupakan kegiatan yang ditujukan untuk menarik investasi dan kolaborasi di sektor kelautan dan perikanan dari para investor serta pemangku kepentingan lainnya baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri secara berkelanjutan. Selain sebagai forum business matching dan sharing sesSIon pengelolaan kelautan dan perikanan berkelanjutan,” sebutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*